Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Contoh Kelompok Sosial yang Familiar dalam Kehidupan Masyarakat

Kelompok sosial merupakan sekumpulan individu yang mempunyai pola interaksi yang berkaitan satu dengan lainnya. Terdapat beberapa contoh kelompok sosial di masyarakat. Beberapa kelompok sosial dalam pembahasan ini, mungkin sudah familiar di benak Anda. Berikut ulasannya. 

Contoh Kelompok Sosial yang Familiar dalam Kehidupan Masyarakat

Keluarga 

Kelompok sosial terkecil dan primer pada masyarakat adalah keluarga. Setiap individu yang terikat pada sebuah keluarga, pastinya akan melakukan interaksi dengan anggota keluarga lainnya. 

Sesama anggota keluarga membutuhkan satu sama lain dalam mencapai tujuan bersama. Pendidikan untuk pertama kalinya pun, diperoleh seorang individu dari kelompok sosial di lingkup keluarga. 

Perkumpulan RT/RW 

Salah satu kelompok sosial dalam masyarakat yaitu perkumpulan RT/RW. Anggota dari kelompok sosial yang satu ini berada di kalangan masyarakat tertentu. 

Perkumpulan RT/RW adalah kelompok sosial in group. Kelompok sosial yang satu ini memberikan kesempatan untuk semua anggota masyarakatnya yang ada dalam RT/RW daerah tertentu. 

Partai Politik 

Partai politik adalah wadah bagi kumpulan individu dengan kesamaan pandangan politik. Kelompok sosial yang satu ini adalah kelompok sekunder, sehingga tidak ada kewajiban bagi individu untuk bergabung di dalamnya. 

Selain karena tertarik, biasanya pihak-pihak yang bergabung dalam partai politik adalah orang-orang yang berkeinginan mendapatkan jabatan pada lembaga eksekutif maupun legislatif. 

Organisasi Kepengurusan Sekolah 

Adapun contoh kelompok sosial lainnya yang bisa dijumpai di kehidupan masyarakat, lebih tepatnya ketika Anda duduk di bangku sekolah yaitu organisasi kepengurusan sekolah. 

Tugas dari organisasi yang satu ini yaitu memastikan semua unsur yang ada dalam sekolah, mampu mencapai tujuannya masing-masing secara mudah. Biasanya, struktur dalam sekolah, terdiri atas, kepala sekolah, wakasek, guru mata pelajaran, guru kelas, guru budi pekerti, staff humas sampai petugas kebersihan. 

Ibu-Ibu PKK 

Kelompok yang satu ini terdiri dari para ibu gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Anggota-anggota dari kelompok sosial ibu-ibu PKK, mempunyai tujuan untuk mensejahterakan keluarga. 

Biasanya, ibu-ibu berkumpul untuk berbagi tips, informasi, menjalin kerjasama dan lainnya untuk memperoleh tujuan tertentu. 

Koperasi Desa 

Koperasi desa bisa dikatakan sebagai kelompok sosial formal yang bisa dijumpai di masyarakat. Kelompok yang satu ini saling berinteraksi satu sama lain, dengan tujuannya yaitu kesejahteraan bersama. Jika Anda tertarik untuk bergabung dengan koperasi desa, maka harus mentaati peraturan yang diberlakukan. 

Ketika menjadi anggota koperasi desa, hal yang bisa dilakukan anggota diantaranya seperti menabung, meminjam, hingga memperoleh pembinaan. Pembagian struktur dan tugas di koperasi desa pun jelas, sehingga anggota bisa memainkan perannya berdasarkan kedudukannya. 

Alumni Sekolah 

Biasanya, orang-orang yang sudah lulus dari sebuah lembaga pendidikan, akan membentuk kelompok yang dikenal dengan istilah alumni. Agenda alumni dapat memberikan akses pada adik kelas dan membangun relasi, yakni jaringan sosial satu sama lain. 

Paguyuban 

Paguyuban dikenal juga dengan istilah gemeinschaft. Jadi, kelompok sosial yang satu ini mempunyai ikatan erat, intim serta harmonis antar setiap anggota. Anggota-anggota kelompok sosial ini mempunyai ikatan batin, dan sifat hubungan yang berlangsung yaitu informal. 

Patembayan 

Patembayan atau gesellschaft merupakan ikatan lahir yang sifatnya pokok dalam jangka waktu pendek. Sifat dari kelompok sosial ini yaitu imajiner, dan sifat strukturnya mekanis, layaknya mesin. Kelompok sosial patembayan ini seperti ikatan antar pedagang, organisasi yang ada di sebuah pabrik, dan sebagainya. 

Persatuan Guru Republik Indonesia 

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) merupakan salah satu contoh kelompok sosial sekunder. Tidak semua masyarakat yang diwajibkan untuk bergabung di kelompok sosial ini, namun kelompok ini penting diikuti oleh pihak yang berprofesi sebagai guru. 

Panitia Agenda 

Kelompok sosial lainnya yang bisa dijumpai di kehidupan masyarakat yaitu panitia agenda. Biasanya, kepanitiaan dibentuk ketika ada acara, seperti, pengajian, sholawatan hingga pernikahan. 

Kelompok sosial yang tergolong sekunder ini mengikat orang-orang yang menjadi anggotanya, serta tidak berlaku bagi masyarakat keseluruhan. 

HIPMI 

Salah satu kelompok sosial yang berdiri karena mempunyai kepentingan yang sama yaitu Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Berdirinya organisasi ini dilandasi semangat menumbuhkan wirausaha pada kalangan pemuda. 

Sebagian contoh kelompok sosial yang telah diulas, mungkin dari beberapa di antaranya, Anda berkecimpung di dalamnya. Jadi, berapa banyak kelompok sosial sekunder yang Anda ikuti saat ini?

Posting Komentar untuk "Contoh Kelompok Sosial yang Familiar dalam Kehidupan Masyarakat"