Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Membahas Nikah Siri Semarang Menurut Hukum agama dan Hukum Negara

Nikah Siri yaitu pernikahan yang telah dilakukan menurut rukun Nikah dalam Islam, namun tak dicatat di Kantor Kepentingan Agama (KUA) atau petugas pencatat nikah (PPN), secara klandestin, klandestin.  metode rahasia serta tertutup. saat sebelum publisitas dibentuk.

Nikah siri semarang ini kebanyakan dikerjakan oleh anggota penduduk yang ingin berpoligami atau ingin beristri lebih satu. 

Menurut hukum Islam, poligami tersebut diperkenankan tapi tak menentukan syarat apapun, 
terkecuali peringatan: "Apa Anda meyakini poligami dengan Nikah Siri itu adil, sebab keadilan amat susah? 

Sedang dalam hukum positif Indonesia, ijin poligami bisa diberi oleh pengadilan agama seandainya argumen suami udah disanggupi.

Nikah siri semarang bisa dikira syah dari sisi agama, akan tetapi kadangkala perihal ini difungsikan oleh beberapa pihak yang tidak memikul tanggung jawab lantaran ketidakjelasan faksi wanita. 

Maka suami sering terlepas dari tanggung-jawab jadi suami karena perkawinannya tak syah secara hukum.

Nikah Siri Semarang Menurut Hukum agama dan Hukum Negara

Bagaimana Hukum Agama dan Negara Tentang Nikah Siri Semarang?

 Artian Nikah Siri Singkat dan Luas

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata nikah siri ditemui dengan huruf "r" ialah nikah siri) dan menurut Islam syah.

"Menurut ulama Hanafi serta Syafi'iah, nikah siri ialah nikah yang terjadi tak ada saksi", apabila datang 2 orang saksi, ini tidak tergolong dalam artian nikah siri. 

Ibnu Rusy menuturkan kalau banyak ulama dari mazhab Hanafi serta Syafi'i berkata dengan hadits Nabi SAW yang menyebutkan: "Pernikahan ini tak syah tiada wali dan 2 orang saksi yang saleh."

Seterusnya, ulama Maliki menjelaskan jika nikah siri secara automatis dikira faskh atau menghancurkan posisi perkawinan, manalagi kalau tidak berlangsung dalam sekejap.
 
Masalah ini tidak serupa dengan masukan Ibnu Al Hajib masih yang berkata jika walau nikah siri semarang telah ada lama serta terjadi contact seksual di antara lelaki dan wanita dalam nikah siri ini, mesti dikira hancur.

Dan menurut ulama Maliki, nikah siri merupakan nikah yang tak dipublikasikan, walaupun udah ditonton. 

Akan tetapi di dalam masalah tersebut Nikah Siri  disuruh hadirnya saksi biar tidak perpanjang nikah siri terhadap orang umum

Hukum Nikah Siri Menurut Fiqih

Nikah sirri atau nikah siri menurut hukum Islam yaitu syah apabila penuhi rukun dan syarat dasar nikah yang syah, meskipun tidak dicatat. 

Kata nikah siri adalah kata Arab yang setelah itu jadi kata resapan ke bahasa Indonesia. Dalam kamus Al-Azhar, kata Sirran memiliki arti rahasia. 

Kata siriyyun bermakna kerjakan suatu hal secara rahasia. Ke bahasa Arab kerap dipakai lafadz annikh (perkawinan) assirri (rahasia) yang asli. Di sini bisa kita uraikan jika nikah mempunyai arti nikah serta sirri mempunyai arti bersembunyi untuk sembunyikan suatu, dengan gunakan tarkib idfi (kata majemuk), yang mempunyai arti nikah rahasia dan rahasia.

Jadi menurut Fiqh, nikah siri yakni nikah yang berjalan tanpa ada penyerahan wali atau 2 orang saksi. 
Hukum nikah siri terang tidak bisa dibetulkan dari sisi pandang fiqih, karena berlawanan dengan hadits Nabi SAW yang memandang perlu terdapatnya wali serta 2 orang saksi dalam janji nikah.
 
Oleh karenanya, terminologi nikah siri dalam warga Indonesia begitu tidak sama dengan rancangan nikah siri dalam sudut pandang fiqh. 

Walau nikah siri semarang memperkenankan syariat di dalam masalah tersebut, tapi nikah itu belum dianggap secara administratif oleh pemerintahan/penguasa.

Soal ini lantaran pemahaman nikah siri dalam penglihatan orang tak lebih pada nikah atau nikah yang tak tercantum di KUA.

Soal ini berlainan dengan artian yang berkembang awalnya yang membatasi nikah siri, yang terbatas di nikah yang diberlangsungkan tanpa setahu pencatat KUA, ialah tak miliki bukti dokumen nikah. 

Karena bila nikah siri  dimengerti jadi nikah tanpa ada syahadat menjadi satu diantaranya syarat rukun rukun nikah, karena itu nikah itu automatis gagal. Bila gagal nikah siri selalu diperlakukan, bermakna melegalkan zina.

Lantaran Masyarakat Jadikan Nikah Siri Semarang Itu Terjadi

Menurut hasil pengamatan yang sedang dilakukan oleh Dadi Nurhaedi pada aktor nikah siri semarang, semua informan menyampaikan jika mereka ialah mahasiswa asal Yogyakarta tahun 2003 jika pelaksana nikah siri miliki maksud saat kerjakan nikah siri, adapun arahnya ialah : 

a. Maksud Nikah Siri yang terdapat sifat normatif : 

Etika agama larang kelakuan buat lelaki dan wanita bujang, seperti menyendiri di daerah yang tenang (khalwat), berciuman, berciuman, serta melakukan hubungan intim.

Aksi ini dapat mengganti status Anda jadi halal, legal, serta berfaedah sewaktu diikat dengan tali pernikahan. 

Dalam skema ini, nikah siri memiliki fungsi jadi lembaga dan instrument untuk melegalkan tingkah laku tertentu untuk pelaksananya.

b. Arah Nikah Siri yang memiliki sifat mental ; 

Dengan menikah dengan sirri, aktor bakal peroleh ketenangan dan ketenangan, menyelesaikan hati tidak nikmat, takut, kebingungan, serta melaksanakan tingkah laku maksiat yang lain

c. Maksud Nikah Siri yang punya sifat biologis ;

Yakni manusiawi untuk gapai kepuasan seksual, tidak bisa disanggah, dan harus dianggap, mulai waktu ini keluarga sebagai lembaga khusus sebagai sarana warga untuk mengontrol serta mengendalikan kepuasan seksual.

Syarat Nikah semarang Siri Menurut Sudut pandang Hukum Islam

Dalam Islam, Nabi memberi anjuran supaya pernikahan diberitakan, sama dengan DIA bersabda: "Perjamuan atau perhelatan pernikahan merupakan sunnah Nabi, yang terjadi selesai ijab dan hukum tidak mengikat Nabi Muhammad SAW dengan Safiah binti Hujai bin Akhtab sehabis Perang Khaibar.

Nabi Muhammad bersabda: Sebutkan kepadanya, pastikan terhadap pasanganmu terkait pernikahan kita. Demikian pula hadits Kauliyah Nabi yang keluarkan bunyi: "Berwalimahlah kamu, sekalinya kamu cuma memberinya makan dengan kaki kambing." 

Maksud digelarnya perjamuan pernikahan (perjamuan) yaitu untuk memberikan keaslian satu pernikahan terhadap masyarakat.

Hadits di atas memperlihatkan panduan untuk memberitahukan pernikahan meski Nikah Siri lewat upacara pernikahan atau kebanyakan menjadi perjamuan.

Disini saya mengaitkan jika nikah nikah siri tak sesuai sama ketentuan pemerintahan Indonesia, dalam masalah ini Kementerian Agama terkait setting pendataan nikah di Kantor Masalah Agama (KUA).

di mana nikah siri penyusunan ummat Islam di kemanfaatan umat Islam. dibikin oleh umat Islam, apa yang penting jadi peraturan, mesti dituruti. Ketika yang serupa, pernikahan siri tidak juga mengikut Sunnah Nabi, mereka tidak mengikut perintah Allah.

Saat sebelum Nikah Siri Perkawinan dalam gabungan hukum islam ada dalam beberapa pasal, salah satunya yaitu :

  1. Pasal 4 : Perkawinan yakni syah,jikalau dijalankan menurut hukum yang lalu sama dengan pasal 2 ayat (1) UU No.satu tahun 1974 mengenai perkawinan. 
  2. Pasal 5 ayat (1) :  Supaya terbukti keteraturan perkawinan buat masyarkat islam tiap perkawinan harus dicatat. 
  3. Pasal 5 ayat (2) : Pendataan perkawinan itu ada pada ayat (1), dijalankan oleh karyawan pencatat nikah (PPN) sama dengan yang di mengatur dalam UU No. 32 tahun 1954. 
  4. Pasal 6 ayat (1): Buat penuhi keputusan dalam pasal 5, tiap perkawinan mesti dilaksanakan di depan dan di bawah pemantauan karyawan pencatat nikah Pasal 6 ayat.

Mungkin sampai disini informasi perihal nikah siri menurut opini kami supaya dapat menambah wawasan dan pengetahuan mengenai nikah siri semarang

Posting Komentar untuk "Membahas Nikah Siri Semarang Menurut Hukum agama dan Hukum Negara"