Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Suhu dan Kelembaban Mesin Tetas Telur Ayam Yang Ideal

Setiap tahun, kebutuhan masyarakat akan daging ayam terus meningkat. Hal ini disebabkan meningkatnya permintaan daging ayam dari konsumen, serta industri peternakan. Dengan ini akan membantu peternak karena dapat meningkatkan usaha peternakan ayam sehingga dapat mencegah penurunan kualitas ayam ras pedaging dan ayam petelur.

Pada kali ini saya akan memberikan informasi tentang Mesin penetas telur yang dibuat memperhatikan kondisi suhu ideal dalam menetaskan telur ayam yaitu 38,5 – 39˚C , dengan kelembaban dalam mesin berkisar antara 60%-70%.


Baik itu jenis ayam kampung, petelur, bangkok dan masih banyak lagi jenis unggas lainnya, memiliki suhu dan kelembaban yang sama dalam penetasannya.

Suhu dan Kelembaban Mesin Tetas Telur Ayam Yang Ideal

Suhu dan Kelembaban Yang Ideal Pada Mesin Tetas Telur Ayam

Ketika peternak ayam peduli dengan suhu penetasan, mereka harus memperhatikan suhu saat telur menetas. Idealnya suhu tertinggi adalah 38,5 – 39˚C dan suhu terendah kurang dari 38˚C. Namun, jika suhu tertinggi ditemukan lebih dari 39˚C dan suhu terendah kurang dari 38˚C, suhu penetasan harus disesuaikan.

Ada dua jenis inkubator yaitu mesin dengan kipas dan tanpa kipas. Tentu saja, kedua mesin memiliki suhu yang berbeda. Pada umumnya lama waktu penetasan telur ayam adalah 20-21 hari sehingga suhu yang digunakan harus sesuai agar telur dapat menetas dengan baik. Jika pada hari ke 20-21 telur sudah bisa menetas berarti suhu yang digunakan sudah pas, namun jika telur sudah menetas pada hari ke 18 maka suhu yang digunakan dilampaui dari suhu tertinggi dan harus diturunkan.

Akibat Suhu Mesin Tetas Terlalu Rendah

Jika telur menetas pada hari ke 22, berarti suhu terlalu rendah dan harus dinaikkan. Suhu penetasan telur ayam bisa diturunkan atau dinaikkan 0,5˚C terlebih dahulu untuk memudahkan pengecekan suhu. Saat proses penetasan telur ayam sering terjadi daya tetas sangat rendah padahal suhu sudah diatur dengan baik, hal ini berarti kualitas telur kurang baik atau kelembapannya tidak sesuai.

Untuk menetaskan telur, Anda bisa menggunakan teropong untuk melihat prosesnya di usia awal atau hari ke 3-5. Jika telur dapat menetas berdasarkan waktu dan suhu yang sesuai dengan harinya, gunakan suhu tersebut sebagai patokan untuk penetasan berikutnya.

Cara menentukan Suhu Yang Pas Pada Mesin Tetas Telur Ayam

  1. Prinsip utama suhu yang tepat adalah telur menetas pada waktu yang tepat! Jika telur ayam menetas pada hari ke 20-21 maka suhunya pas. Jika terlalu cepat menetas, misalnya pada hari ke 18-19, maka suhunya terlalu tinggi dan harus diturunkan. Jika telur terlambat menetas, misalnya pada hari ke 22-23, maka suhunya terlalu rendah, dan harus dinaikkan. Penyetelan ulang suhu yang tepat dapat dilakukan dengan menaikkan atau menurunkannya sebesar 0,5 derajat terlebih dahulu, jika masih kurang memuaskan dapat disesuaikan kembali. Kalau mentok misalnya sampai suhu terendah 37 dan tertinggi 39 derajat Celcius, daya tetasnya tetap rendah, kemungkinan besar berasal dari kelembapan yang tidak tepat atau KUALITAS telur tetas yang kurang baik. Lakukan proses penetasan dengan tidak lupa melakukan SELEKSI telur menggunakan teropong telur yang tersedia, pada hari ke 3-5, atau paruh baya dan 3 hari sebelum penetasan. Jika setidaknya 80% telur menetas pada waktu yang tepat, gunakan untuk penetasan berikutnya.
  2. Tidak ada suhu yang selalu akurat, meskipun berasal dari pabrik yang sama. Jika Anda menggunakan termometer dan nilainya sedikit berbeda dengan teori penetasan yang ada, jangan terburu-buru untuk mencocokkannya. Jika inkubator telah menghasilkan daya tetas yang tinggi, biarkan nilainya apa adanya karena lagi-lagi di dunia industri tidak ada ukuran yang mutlak di dunia ini.
  3. Penempatan termometer itu penting - itu harus di tempat yang tepat sehingga Anda dapat melacak suhu, dan hindari menempelkannya di pintu atau di dekat kaca. Jika Anda menggunakan termometer atau termostat digital, letakkan juga sensor panas pada telur. Dari penelitian kami, perbedaan suhu yang terjadi antara diletakkan di telur dan di dinding belakang bisa mencapai 2 derajat Celcius. Biasanya, ini terjadi pada mesin penetas telur sistem udara diam.
  4. Beberapa orang menguji suhu telur dalam inkubator di beberapa titik, tetapi jangan terburu-buru menilai kualitas inkubator berdasarkan informasi ini. Ini karena akan ada perbedaan suhu, dan mesin penetas telur, betapapun canggihnya, tidak memiliki suhu yang benar-benar seragam. Biasanya, suhu di tengah akan lebih panas daripada di depan (di dekat jendela) atau di dekat dinding. Perbedaan juga akan terjadi pada bagian atas, tengah dan bawah. Dari penelitian kami, hasil penetasan masih bagus asalkan perbedaan suhu tertinggi tidak melebihi 2 derajat Celcius, yang terbaik adalah 0,5 derajat Celcius. Penggunaan bahan aluminium (bukan kawat besi/plastik) untuk rak telur dapat membantu mendistribusikan panas pada telur secara merata.
Nah, mungkin sampai disini pembahasan saya kali ini tentang Suhu dan Kelembaban Mesin Tetas Telur Ayam Yang Ideal agar tingkat keberhasilan dalam menetaskan telur cukup tinggi diatas 80%. Semoga bermanfaat..