Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perbedaan ayam Aseel dan Shamo Dari Segi Fisik

Perbedaan ayam Aseel dan Shamo Dari Segi Fisik

Ayam Aseel dan Shamo dari Segi fisik tidaklah sama, keduanya memiliki perbedaan yang begitu mencolok. Kadang banyak pemula yang sulit untuk membedakan keduanya, karena hampir ada kemiripan dari sekilas bentuk badan. 

Maka dari itu, kita sebagai peternak pemula atau yang hobi dalam koleksi ayam aduan harus paham perbedaan tersebut. Jangan sampai anda tertipu disaat ingin membeli ayam shamo murni ataupun ayam aseel ini.


Disini saya akan membagikan kepada teman teman yang hobi dalam peternakan ayam aduan / tarung, apa saja ciri-ciri yang dapat kita ketahui dari melihat bentuk fisik dari ayam shamo dan ayam aseel.

Ayam Aseel adalah ayam yang berasal dari India dan merupakan trah tertua 2000 SM, dan sekarang semakin dikembangkan hingga ke indonesia.

Ayam shamo sendiri memiliki darah yang murni yang berasal dari jepang. Sebutan shamo sendiri juga dari bahasa jepang yang artinya ayam tentara. 

Beberapa Perbedaan Ayam Aseel dan Shamo Yang Begitu Mencolok


Ayam shamo dan Aseel memiliki banyak sekali perbedaan jika anda mengetahuinya. Perbedaan yang Paling Mencolok ada pada bagian paruhnya. Bagi anda yang belum mengenalnya maka baca artikel ini sampai habis.

1. Bentuk Kepala

Bentuk kepala ayam aseel dan shamo ori


Bentuk Kepala Ayam Betina Aseel Ori

Bentuk Kepala Ayam Betina Aseel Ori

  • Ayam Shamo memiliki kulit wajah yang kencang, beda dengan ayam Aseel yang wajahnya sedikit keriput.
  • Ayam Shamo memiliki bentuk leher yang ditarik dari belakang paruh. Sehingga Kelihatan Kokoh.
  • Paruh Ayam Shamo tidak terlalu panjang seperti ayam bangkok. paruhnya cenderung lebih pendek. Sedangkan ayam Aseel paruhnya Bengkok, seperti burung beo, atau love bird. Biasanya yang paling mencolok itu perbedaannya pada paruh ayam.
  • Mata ayam shamo lebih kecil dari struktur kepalanya. Anda dapat melihat perbedaannya seperti pada gambar diatas.
  • Bulu Ayam shamo yang diatas kepala naik dan tidak lebat seperti ayam Aseel. 

2. Bulu Leher
Bulu leher ayam shamo kebanyakan menguncir naik keatas dan tidak lebat. Beda dengan Aseel yang lebat pada bulu lehernya.

3. Sayap
Bentuk sayap ayam shamo naik keatas, jika kita lihat dari arah depan, maka sayap shamo seperti menonjol ke arah atas dan tidak menempel pada badannya. Sedangkan sayap Aseel lebih menempel kebadannya.

4. Dada
Ayam shamo memiliki bentuk dada yang bidang lurus memanjang. Sedangkan ayam bangkok jika kita lihat dari depan dadanya agak bulat dan tidak memanjang.

5. Kaki
Bentuk sisik kaki shamo lebih dominan rapi mulus dan bersisik 3, tidak seperti sisik ayam Aseel yang menonjol dan kakinya besar. Ayam shamo memiliki warna kaki yang kekuningan yang terang, dan meiliki garis 3.

6. Bulu Ekor
Untuk standar ayam shamo memiliki ekor yang pendek dibagian bawahnya dan panjang ditengahnya. Dan ekor ayam shamo tidak menyeret sampai ketanah.

Sedangkan ekor pada ayam Aseel sangat panjang, bisa mencapai 1 meter karena panjangnya.

Ayam shamo juga memiliki bulu kapas yang lebih lebat dari ayam bangkok. Jadi saat kita memandikannya akan sulit untuk basah. 

Dari beberapa perbedaan antara ayam shamo dan Aseel diatas, dapat kita simpulkan bahwa banyak sekali perbedaan yang mencolok yang kita ketahui dari keduanya. Maka dari itu, teman-teman penghobi ayam tarung jangan sampai salah dalam membedakan ayam shamo ataupun ayam Aseel.

Baca Juga : Peternak Ayam Shamo Sukses di Indonesia

Semoga dari ulasan diatas dapat menjawab beberapa kegelisahan diantara teman-teman dalam membeli atau mengenali perbedaan ayam shamo dan Aseel.