Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Packing Bibit Tanaman / Pohon Pengiriman Jarak Jauh

Cara Packing Bibit Tanaman  Pohon Pengiriman Jarak Jauh

Cara Packing Bibit Tanaman / Pohon Pengiriman Jarak Jauh - Bagi anda penjual barang Online, ada baiknya memahami proses packing tanaman agar tidak rusak, patah, layu bahkan mati.

Anda juga harus memperhatikan dan memperlakukan bibit yang dikirim agar bibit sehat dan segar sampai alamat tujuan, serta pemilihan bahan packing yang tepat agar bibit aman dalam pengiriman.

Beberapa jenis bibit tanaman dari pohon yang biasa di beli secara online :

  1. Bibit Tanaman Hias
  2. Bibit Pohon Buah
  3. Bibit Bonsai
  4. Bibit Sayur
  5. Bucket Bunga


Bahan Untuk Packing Bibit Agar Aman

Ada beberapa bahan yang sangat direkomendasikan dalam membuat tempat packing bibit buah agar tetap aman dan tahan terhadap guncangan dan himpitan atau tertindih barang lain. Adapun bahan-bahannya seperti dibawah ini :

  • Packing Menggunakan Pipa PVC
  • Packing Menggunakan Kayu
  • Packing Dengan Kardus

Paling aman untuk tanaman adalah menggunakan kayu, tidak hanya bibit tanaman pohon saja yang sering menggunakan kayu untuk packing. Sering juga digunakan untuk pengiriman barang elektronik seperti HP, PC bahkan Laptop, TV dan masih banyak lagi.

Contoh Packing Tanaman

Dibawah ini ada beberapa contoh cara packing tanaman agar aman murah dan saat dibawa diperjalanan jauh dengan pengiriman dari luar kota menggunakan jasa JNE, J&T, SiCEPAT, Kantor Pos, NINJA dan masih banyak lagi.

1. Bahan Kayu

contoh tanaman Packing bahan kayu

2. Bahan Pipa Paralon (PVC)

contoh packing Bahan Pipa Paralon (PVC)
3. Bahan Kardus

contoh packing dari kardus


Tips Packing Bibit Tanaman / Pohon Pengiriman Jarak Jauh Agar Aman

Yang Harus Diperhatikan Saat Hendak Mengirim Paket

Aman dari goncangan

Bibit akan tetap aman dari kerusakan meski terkena beban, biasanya ini terjadi di gudang kurir (jasa pengiriman).

Bibit aman bila meski dibolak bali. Hal diluar pantuan kami bila packing dibolak balik saat pengiriman, oleh karena itu dengan pengaitan antar bibit ke bagian bawah packing, bibit tetap tertata rapi meski dibolak balik

Aman dari keruskan akibat basah. Berbeda dengan bahan kardus, setebal apapun kardus bila dipakai untuk packing akan tetap rusak bila terkena air.

Pemberian Label Jenis

Setiap bibit yang anda kirim sebaiknya mempunyai Label dari nama/jenis bibit agar dengan begitu anda akan mudah mengenali jenis tanaman yang anda tanam nantinya.

Informasi Penanganan Bibit Setelah Sampai

Terkadang pembeli bingung cara penanganan setelah bibit sampai. Untuk itu kami sertakan langkah langkah penanganan bibit setelah sampai ke alamat anda. Hal ini sangat penting, karena jika salah dalam perlakuan bisa jadi pertumbuhan bibit nantinya akan lambat, bahkan bisa jadi bibit akan mati akibat salah penanganan awal.


Cara Packing Tanaman Agar Tidak Layu Saat Pengiriman

Sering kali masalah tanaman atau pohon yang kita kirim layu saat diperjalanan, apalagi jarak antar kota, bahkan provinsi, misalnya asal bibir dari jawa mau dikirim ke aceh atau papua. Pasti akan menyebabkan pengiriman menjadi lama, sehingga bibit tidak kuat saat saat perjalanan.

Untuk menghindari hal tersebut, ada baiknya sebelum dilakukan pengemasan tanaman dilakukan beberapa hal seperti dibawah ini :

Pemberian Vitamin B1

Bagian akar kami rendam dalam larutan vitamin B1 selama kurang lebih 2 menit. Larutan vitamin B1 ini bertujuan agar tanaman tidak stress selama perjalanan, sehingga tanaman akan tetap sehat meski dalam perjalanan maksimal 2 minggu.

Penambahan Media Cocopeat

Cocopeat merupakan media tanam dari sabut kelapa yang mampu meresap air dengan cepat dan tidak mudah kering serta sangat ringan. Pemberian media cocopeat ini kami tujukan agar larutan vitamin B1 tetap aman serta menjaga media dan akar tetap lembab.

Penyemprotan Atonik Pada Daun

Atonik ini kami semprotkan pada bagian daun dengan salah satu fungsinya menghambat dan menekan penyakit pada tanaman. Saat masa pengiriman, pertumbuhan dan ketahanan bibit akan berkurang karena salah satu unsur yaitu cahaya matahari tidak terpenuhi sehingga akan mudah terserang penyakit terutama daun, meski sebenarnya penyakit tersebut tidak bisa menyerang saat tanaman dalam keadaan fit. Selain itu Atonik ini juga merupakat ZPT yang mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman.

Pembungkusan Daun

Bagian daun bibit yang kami kirim kami bungkus dengan plastik, ini bertujuan agar daun tetap terjaga kelembapannya karena kandungan air yang ada dalm daun tidak akan mudah menguap. Sehingga bibit yang kirim akan tiba ke alamat anda dengan keadaan segar.


Tips Packing  Bibit Tanaman yang Aman

1. Perhatikan Karakter Tanaman

Ada banyak sekali jenis tanaman yang biasa diperjual-belikan, namun tidak semua jenis tanaman bisa diperjual-belikan secara online. Beberapa jenis tanaman tidak mampu beradaptasi terhadap perubahan kondisi lingkungan seperti suhu, kelembaban, dan pencahayaan. 

Ada beberapa jenis tanaman yang tahan terhadap kondisi ekstrim, seperti Anggrek, Bromeliads, Kaktus, dan Sukulen. Keempat jenis tanaman tadi dapat diperjual-belikan secara online karena dari segi ukuran tidak terlalu besar, sehingga tidak menyulitkan beban ongkos pengiriman bagi pembeli. 

Namun tidak semua jenis tanaman yang mampu beradaptasi dengan kondisi ekstrim dapat dikirim, karena faktor lain yang dapat menyulitkan pengiriman tanaman adalah fisik tanaman yang memiliki tangkai yang mudah patah.

2. Tanaman Tidak Boleh Goyang

Dalam proses pengiriman, sudah pasti akan banyak gerakan dan guncangan yang dapat merusak tanaman. Maka kamu harus memastikan tanaman kamu tidak goyang untuk menghindari benturan dengan benda lain. 

Bungkus tanah dengan kantong plastik kresek berlapis untuk menghindari kebocoran tanah pada saat pengiriman. Kemudian lakban dengan sangat kuat pada lapisan plastik tadi,  hingga batang tumbuhan tidak goyang.

3. Awas Bonyok Saat Kelembaban Meningkat

Pada proses pengiriman, banyak situasi yang tidak terduga yang bisa merusak tanaman. Ketika paket tanaman yang sedang dalam perjalanan terpapar matahari atau terkena suhu panas, dapat membuat tanaman tersebut bonyok dan busuk. 

Tanaman tetap membutuhkan kelembaban, namun ketika tidak berada di dalam paket. Kamu perlu membalut rapat daerah perakaran dengan plastik untuk memberi kelembaban di daerah tersebut.

4. Berikan Zat Adaptan

Perlu meningkatkan daya tahan terhadap tumbuhan untuk menghadapi perubahan kondisi ekstrim yang dialami pada proses pengiriman. Pemberian hormon seperti Auksin dan vitamin dapat meningkatkan daya tahan tumbuhan, karena auksin berfungsi sebagai pengatur pembesaran sel dan memicu pemanjangan sel di daerah belakang meristem ujung. 

Auksin diaplikasikan dengan menyemprotkannya pada daun dan merendam akar tanaman. Merendam akar memerlukan waktu 1-3 jam, merendam akar membutuhkan waktu agak lama agar tanaman dapat menyerap zat adaptan dengan sempurna.

5. Pilih Kemasan yang Kuat  dan Kokoh

Pada point nomor 2, sudah dijelaskan cara untuk packing bagian dalam untuk menghindari tanaman goyang. Pada packing luar, kamu harus memilih kemasan yang kuat dan kokoh untuk menghindari penyok akibat himpitan. Jika pengiriman jarak dekat, kamu bisa menggunakan kardus tebal. Namun jika pengiriman sangat jauh hingga ke luar pulau, kamu memerlukan packing tebal. 

Biasanya packing dengan bahan kayu sangat dianjurkan, karena packing kayu sudah biasa digunakan untuk pengiriman barang elektronik, sehingga bisa diaplikasikan juga untuk pengiriman tanaman. Selalu utamakan packing yang kuat sehingga tanaman yang kamu kirim selamat sampai tujuan sehingga tidak mengecewakan pelanggan kamu.